๐‘ท๐‘ฌ๐‘ป๐‘ผ๐‘ฎ๐‘จ๐‘บ ๐‘บ๐‘ท๐‘ฉ๐‘ผ ๐‘ซ๐‘ฐ ๐‘ด๐‘จ๐‘น๐‘ถ๐‘บ ๐‘ซ๐‘ฐ๐‘ฏ๐‘จ๐‘ฑ๐‘จ๐‘น ๐‘ท๐‘ฌ๐‘ต๐‘ฎ๐‘ฌ๐‘ต๐‘ซ๐‘จ๐‘น๐‘จ ๐‘ด๐‘ถ๐‘ป๐‘ถ๐‘น

๐‘ท๐‘ฌ๐‘ป๐‘ผ๐‘ฎ๐‘จ๐‘บ ๐‘บ๐‘ท๐‘ฉ๐‘ผ ๐‘ซ๐‘ฐ ๐‘ด๐‘จ๐‘น๐‘ถ๐‘บ ๐‘ซ๐‘ฐ๐‘ฏ๐‘จ๐‘ฑ๐‘จ๐‘น ๐‘ท๐‘ฌ๐‘ต๐‘ฎ๐‘ฌ๐‘ต๐‘ซ๐‘จ๐‘น๐‘จ ๐‘ด๐‘ถ๐‘ป๐‘ถ๐‘น

[t4b-ticker]

Maros, Sulsel — Nasib Malang Dialami Seorang operator SPBU Bentenge 74.905.09, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, diduga menjadi korban Penganiayaan oleh seorang pengendara motor Saat sedang melayani pengisian bahan bakar, Jumat (11/9/2026) sekira pukul 18.35 Wita.

Peristiwa tersebut terjadi ketika korban, Syahran (21), sedang melayani pengisian BBM Jenis Pertalite.Tiba-tiba Seorang pengendara Motor yang berboncengan dengan seorang Perempuan diduga hendak mendahului Antrean untuk membeli Pertalite menggunakan Galong berkapasitas sekitar 5 liter.

Korban kemudian menolak permintaan Tersebut hingga terjadi adu mulut.Saat korban Mendekati boncengan pengendara, pria yang Diduga sebagai pelaku tiba-tiba menghampiri Dan memukul pelipis kiri korban.

Kasi Humas Polres Maros AKP Ahmad yang dikonfirmasi wartawan melalui WhatsApp, membenarkan adanya dugaan tindak pidana penganiayaan tersebut. Ia menyebut identitas pelaku masih dalam penyelidikan. Jumโ€™at, 11/9/2026.โ€œIdentitas pelaku masih Diselidikiโ€ Ujar AKP Ahmad saat dikonfirmasi awak Media.

Silahkan gunakan hak koreksi atau jawab Anda terkait berita ini Atau hubungi Kontak Redaksi

Space Iklan 2