Makassar, Sulsel — Ketua Kampung Tangguh Bencana (Kaltana) Kelurahan Tallo, Sutoyo Gaffar, S.H., mendampingi penyaluran bantuan air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar kepada warga RW 05, Kelurahan Tallo, yang mengalami kekeringan.
Bantuan air bersih tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga yang terdampak kondisi kekeringan. Setiap hari, satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) disiapkan untuk mendistribusikan air bersih kepada warga yang membutuhkan.Kamis (3/9/2026)
Sutoyo Gaffar mengatakan, keberadaan Kaltana di tingkat kelurahan sangat membantu dalam mengidentifikasi serta merespons kebutuhan masyarakat, termasuk dalam penanganan dampak kekeringan.
Kampung Tangguh Bencana (Kaltana) Kelurahan Tallo sendiri dibentuk oleh Kepala BPBD Kota Makassar, Dr. M. Fadli, CHt (IACT-USA), sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan dan keterlibatan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana.
Dalam mekanisme pengajuan bantuan air bersih, warga yang membutuhkan dapat menyampaikan permintaan melalui Ketua RT atau RW. Selanjutnya, permintaan tersebut diteruskan ke pihak kelurahan, Lurah Tallo A.Yusran Kahar, S.M untuk kemudian disampaikan kepada admin BPBD Kota Makassar.
Selain melalui jalur administrasi tersebut, permintaan bantuan air bersih juga dapat disampaikan melalui aplikasi Lontara, sehingga proses pelaporan dan penanganan kebutuhan masyarakat dapat dilakukan secara lebih terkoordinasi.
Dengan adanya distribusi air bersih secara rutin, diharapkan kebutuhan warga RW 05 dan wilayah lain di Kota Makassar yang mengalami kekeringan dapat terbantu.
Kaltana Kelurahan Tallo bersama BPBD Kota Makassar terus mendorong koordinasi antara masyarakat, RT/RW, kelurahan, dan instansi terkait agar penanganan kebutuhan air bersih dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.

