Komunitas Kampung Berua Gelar Sosialisasi Kemasyarakat

Komunitas Kampung Berua Gelar Sosialisasi Kemasyarakat

[t4b-ticker]

Makassar, DUTAKARSA.COM – Komunitas Kampung Berua menggelar kegiatan sosialisasi kemasyarakatan di Kampung Berua, Kelurahan Pabaeng-Baeng, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Kamis (18/6/2026). Dalam kegiatan tersebut, Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Sulawesi Bersatu hadir sebagai narasumber untuk memperkenalkan program-program unggulan organisasi sekaligus memberikan pembinaan kepada generasi muda.

Kegiatan ini dihadiri oleh Lurah Pabaeng-Baeng, Ketua RW, Ketua RT, kader Kelurahan Pabaeng-Baeng, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga Kampung Berua yang antusias mengikuti jalannya acara.

Ketua Sulawesi Bersatu, Karaeng Tinggi, dalam penyampaiannya mengajak para pemuda untuk menjauhi segala bentuk kenakalan remaja dan aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

“Kenakalan itu tidak ada manfaatnya. Seandainya ada manfaatnya, mungkin saya yang pernah menjalani kehidupan sebagai preman tidak akan pensiun menjadi orang nakal. Karena itu, saya mengajak adik-adik pemuda untuk memilih jalan yang baik, membangun masa depan melalui pendidikan, organisasi, dan kegiatan-kegiatan positif,” ungkap Karaeng Tinggi di hadapan peserta sosialisasi.

Selain memperkenalkan program unggulan Sulawesi Bersatu, kegiatan tersebut juga menjadi forum diskusi untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait kebutuhan dan program pembangunan yang dapat mendorong kemajuan Kampung Berua.

Perwakilan Sulawesi Bersatu, Denal, memberikan masukan agar masyarakat lebih fokus pada pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan karakter dan peningkatan akses pendidikan formal.

“Program yang paling strategis untuk jangka panjang adalah pendidikan karakter. Selain itu, masyarakat harus terus mendorong anak-anak dan generasi muda untuk melanjutkan pendidikan formal hingga ke perguruan tinggi. Dengan SDM yang berkualitas, kemajuan kampung akan lebih mudah diwujudkan,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Hukum dan Advokasi Sulawesi Bersatu, Firdaus, menyampaikan apresiasinya terhadap semangat kebersamaan masyarakat Kampung Berua. Ia juga menyoroti kondisi akses infrastruktur yang masih memerlukan perhatian pemerintah.

Menurutnya, Kampung Berua memiliki karakteristik wilayah yang unik karena akses menuju lokasi cukup terbatas. Kendaraan roda empat tidak dapat masuk ke kawasan tersebut, bahkan kendaraan roda dua pun harus dibatasi karena keterbatasan area parkir dan akses jalan.

“Kampung Berua merupakan kawasan yang luar biasa dengan masyarakat yang memiliki semangat kebersamaan yang tinggi. Namun, kondisi akses dan infrastruktur masih membutuhkan perhatian serius. Semoga melalui kegiatan ini, pemerintah dapat memberikan prioritas pembangunan infrastruktur agar mobilitas masyarakat menjadi lebih baik dan mendukung peningkatan kesejahteraan warga,” ujar Firdaus.

Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan penuh keakraban dan dialog konstruktif antara masyarakat, pemerintah setempat, dan Sulawesi Bersatu. Para peserta berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan sebagai wadah edukasi, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan kolaborasi dalam membangun Kampung Berua yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing.

Silahkan gunakan hak koreksi atau jawab Anda terkait berita ini Atau hubungi Kontak Redaksi

Space Iklan 2