Maros, . DUTAKARSA.COM — Puluhan Siswa dan Guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Camba Kabupaten Maros mendapatkan perawatan medis setelah makan makanan catering Tante Malang, Alamat Pasar Tua, saat buka puasa bersama di sekolah, Mereka diduga mengalami keracunan.

Informasi yang didapatkan, menyebutkan ada kurang lebih 27 siswa dan 20 Guru SMP Negeri 3 Camba yang terkapar. Mereka dilarikan ke Puskesmas Camba dan RS Camaba terdekat untuk menjalani perawatan intensif.
Kejadian tersebut, terjadi pada tanggal 12 maret 2026, saat acara bukber di SMPN 3 Camba pada tanggal 11 Maret 2026.
Sekitar 27 siswa dan 20 Guru SMP Negeri 3 Camba mengeluh mual, muntah, dan diare setelah acara buka puasa bersama yang diselenggarakan di sekolah negeri 3 camba.
Menanggapi kejadian tersebut, Ketua LSM Kipfa RI Maros Abdul Malik, secara tegas meminta agar Pengelola atau Pemilik Catering Tante Malang segera dievaluasi.
Ketua LSM Kipfa RI Maros Abdul Malik, menegaskan pentingnya investigasi untuk mengetahui sumber penyebab keracunan yang dialami para siswa.
“Pengelola atau pemilik catering Tante Malang harus benar-benar dicek ulang, Saya baru berkomunikasi untuk mengecek memang benar para siswa keracunan, dan informasinya mereka keracunan karena makanan yang mereka makanan dari hasil makanan buka puasa bersama,” tegasnya.
Abdul Malik juga mendesak perhatian serius pemerintah melalui dinas terkait. Dinas Pendidikan dan Kesehatan jangan tinggal diam melihat peristiwa ini. Pemerintah jangan tutup mata, karena ini menyangkut nyawa anak-anak.
“Mereka harus turun langsung mengecek kualitas makanan dan proses pengolahannya. Kalau ada unsur kelalaian, harus ditindak tegas. Kejadian seperti ini jangan sampai terulang, sebab bukan hanya menyangkut keselamatan siswa,” pungkasnya.

























