Mobil Mewah Fortuner Dikaitkan Aktivitas Pelangsir, Solar Subsidi di SPBU Poleang Diduga Dijarah  

Mobil Mewah Fortuner Dikaitkan Aktivitas Pelangsir, Solar Subsidi di SPBU Poleang Diduga Dijarah  

[t4b-ticker]

Bombana — Dugaan praktik penjarahan BBM bersubsidi kembali terungkap, kali ini di Kelurahan kastarib Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana. Sebuah kendaraan mewah berjenis Toyota Fortuner diduga kerap digunakan oleh para pelangsir untuk mengambil solar subsidi dalam jumlah besar di salah satu SPBU setempat.

Pengamatan warga di lokasi menunjukkan mobil berharga ratusan juta rupiah itu terlihat berulang kali melakukan pengisian solar subsidi dalam volume yang tidak wajar. Hal ini memicu kecurigaan masyarakat, mengingat mobil jenis Fortuner sebenarnya tidak masuk dalam daftar kendaraan yang berhak menikmati BBM bersubsidi.

“Sering terlihat mobil itu datang sendirian, lalu mengisi solar cukup banyak. Setelah itu pergi dan kembali lagi tak lama kemudian. Polanya mencurigakan,” ungkap salah satu warga sekitar yang enggan disebut namanya, Senin (27/10/2026).

Warga menilai kondisi ini sangat merugikan masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Solar subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi nelayan, petani, pengusaha mikro, dan kendaraan umum justru berpotensi dikuras oleh pihak yang tidak berhak menggunakan kendaraan mewah.

Dugaan ini juga menyoroti lemahnya pengawasan di lapangan. Masyarakat mempertanyakan bagaimana kendaraan seperti Fortuner dapat berulang kali membeli solar subsidi tanpa ada penolakan dari petugas SPBU. Warga berharap instansi terkait segera melakukan pemeriksaan menyeluruh, memeriksa rekaman CCTV serta catatan transaksi penjualan di SPBU tersebut.

Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola SPBU maupun instansi terkait. Kasus ini masih dalam tahap pengumpulan informasi.

Catatan Redaksi: Berita ini berdasarkan informasi dan laporan warga. Prinsip praduga tak bersalah tetap berlaku hingga ada hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang. Masyarakat diharapkan tetap berhati-hati dalam menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

 

 

 

Silahkan gunakan hak koreksi atau jawab Anda terkait berita ini Atau hubungi Kontak Redaksi

Space Iklan 2