Maros Sulsel, – Kondisi jalan penghubung Dusun Nahung dan Dusun Pattiro, Desa Labuaja, Kecamatan cenrana, Kabupaten Maros, hingga kini masih mengalami kerusakan yang dikeluhkan masyarakat. Jalan tersebut merupakan akses utama warga yang juga digunakan sebagai jalur angkutan material proyek penambangan baru Gunung PT Lambo Ulina.
Sudah hampir dua tahun sejak aktivitas angkutan material berlangsung, namun kondisi jalan dinilai belum mendapatkan perbaikan yang memadai. Warga berharap pemerintah desa maupun pihak perusahaan segera mengambil langkah nyata karena kerusakan jalan berdampak pada aktivitas sehari-hari masyarakat.
Saat dikonfirmasi awak media, Iwan Subhan, selaku pelaksana PT Lambo Ulina, menyampaikan bahwa dana untuk perbaikan jalan telah diserahkan kepada Kepala Desa Labuaja, Asdar, untuk penanganan kerusakan akses tersebut.
Sementara itu, Kepala Desa Labuaja, Asdar, saat dikonfirmasi sekitar tiga minggu lalu menjelaskan bahwa kendaraan yang akan digunakan untuk mengangkut material perbaikan sedang mengalami kerusakan sehingga pekerjaan belum dapat dilaksanakan. Ia juga menyatakan siap memperbaiki jalan tersebut menggunakan dana pribadinya.
Namun, hingga berita ini diterbitkan, kondisi jalan masih belum menunjukkan adanya perbaikan. Upaya konfirmasi lanjutan yang dilakukan awak media kepada Kepala Desa Labuaja melalui sambungan WhatsApp juga belum mendapat tanggapan.
Masyarakat kini mempertanyakan kejelasan realisasi perbaikan jalan yang telah lama dijanjikan. Warga berharap pemerintah desa, pihak perusahaan, serta instansi terkait segera memberikan penjelasan terbuka mengenai penggunaan dana perbaikan dan memastikan akses jalan masyarakat segera diperbaiki agar tidak terus membahayakan pengguna jalan.
Awak media akan terus berupaya memperoleh konfirmasi dari seluruh pihak terkait sebagai bentuk keberimbangan informasi.
Laporan : (Syamsir)

