Miris! Korban Laka Lantas Tak Dipinjamkan Ambulans, LSM KIPFA Maros Tantang Bupati Maros Copot Oknum Kapus Cenrana

Miris! Korban Laka Lantas Tak Dipinjamkan Ambulans, LSM KIPFA Maros Tantang Bupati Maros Copot Oknum Kapus Cenrana

[t4b-ticker]

Maros, Sulsel – Seorang pria SUDIARTO, S. Ip asal bone korban kecelakaan Laka Lantas, Pada hari Senin, tanggal 10 Agustus 2026, pukul 17.30 wita di TKP. Dusun Kappang, Desa Labuaja, Kecamatan Cenrana. Kabupaten Maros. diduga tidak diberi pinjaman mobil ambulans dari pihak Oknum Kapus (Kepala Puskesmas) di Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Miris! Korban Laka Lantas Tak Dipinjamkan Ambulans, LSM KIPFA Maros Tantang Bupati Maros Copot Oknum Kapus CenranaGambar Ambulans di Halaman Puskesmas

Keluarga Korban merasa kecewa di mana pasien korban kecelakaan bukannya di rujuk memakai kendaraan operasional puskesmas yang telah di sediakan oleh pemerintahan kabupaten Maros untuk melakukan antar jemput pasien darurat malam, malah terpantau di lapangan salah satu kendaraan operasional milik badan BPBD Maros yang ngantar pasian dirujuk ke RS (Rumah Sakit) Dody Kab. Maros.

Keluarga Korban, mengungkapkan kekecewaannya ke pihak Kepala Puskesmas.

Kejadian ini bermula saat korban mengalami kecelakaan di malam hari.
Korban yang bergerak dari arah Kab. Maros – Kab. Bone Menggunakan R2 (Sepeda Motor).yang sesampainya di TKP mengalami outcontrol / oleng kekiri yang kemudian menabrak R6 (Mobil Truck) yang bergerak dari Arah Bone – Maros yang mengakibatkan pengendara sepeda motor terjatuh

Usai kejadian, Korban dilarikan Kepuskesmas terdekat, lalu korban dirujuk ke RS Dody Kab. Maros Malah Menggunakan Mobil BPBD Maros, Bukannya menggunakan mobil ambulans puskesmas.

Menanggapi hal tersebut, LSM kipfa Maros sayangkan sikap oknum Kapus (Kepala Puskesmas) kecamatan cenrana, yang disuga tidak melayani sesuai aturan dari kementrian kesehatan. dimana pihak keluarga Korban merasa kecewa di mana pasien korban kecelakaan bukannya di rujuk memakai kendaraan operasional puskesmas yang telah di sediakan oleh pemerintahan kabupaten maros untuk melakukan antar jemput pasien darurat malam. Malah terpantau di lapangan salah satu kendaraan operasional milik badan BPBD Maros si duga antar pasien rujukan ke rumah sakit Dadi makassar.

“Sesuai informasi yang dihimpung di lapangan Keluarga Korban menyatakan ke kami, “iyee ada semuah ki parkir kendaraan ambulans malah apa kami liat kendaraan penangulangan bencana maros yang antar pasien rujukan ke rumah sakit,” ucap Ketua LSM KIPFA Abdul Malik.

Lebih Lanjut, KIPFA Menyatakan sikap oknum kapus harusnya melihat dari sisi kemanusianya sebagai mana di atur dalam UUD kesehatan RI. pemerintah telah mengalokasikan kendaraan di setiap puskesmas untuk dapat melayani masyarakat apa lagi pemerintah daerah harus lebih bijak dalam proses pelayanan kesehatan.

Kami pun meminta kepada bapak bupati agar dapat penegur oknum dan pembenahan dalam sistem pelayanan utamanya bidang kesehatan.

Ketua LSM KIPFA Juga memberikan Desakan Tegas Kepada Bupati Maros untuk segera mencopot Kepala puskesmas cenrana yang tidak mampu memberikan pelayanan yang baik kepada korban laka lantas.”tegasnya.

Sampai berita ini diterbitkan, Redaksi memberikan ruang hak jawab dan klarifikasi kepada pihak pihak terkait sesuai dengan ketentuang U No. 40 Tahun 1999 tentang pers.

 

 

Silahkan gunakan hak koreksi atau jawab Anda terkait berita ini Atau hubungi Kontak Redaksi

Space Iklan 2