PBAK FDK UIN Alauddin Makassar 2026 Sukses Digelar, 700 Lebih Mahasiswa Baru Didorong Jadi Aktivis Transformatif

PBAK FDK UIN Alauddin Makassar 2026 Sukses Digelar, 700 Lebih Mahasiswa Baru Didorong Jadi Aktivis Transformatif

[t4b-ticker]

Makassar, Sulsel — Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Alauddin Makassar Periode 2026 berlangsung sukses dan diikuti oleh lebih dari 700 mahasiswa baru. Kegiatan ini menjadi momentum awal untuk memperkenalkan kehidupan akademik sekaligus membangun kesadaran mahasiswa mengenai peran strategis generasi muda dalam menghadapi perubahan zaman.

PBAK FDK UIN Alauddin Makassar tidak hanya dikemas sebagai kegiatan penyambutan mahasiswa baru, tetapi juga menjadi ruang untuk menanamkan nilai intelektual, kepedulian sosial, dan keberanian mengambil peran di tengah masyarakat. Melalui sejumlah sesi dialog dan pembekalan, mahasiswa baru diajak melihat kehidupan kampus sebagai ruang untuk mengembangkan kapasitas sekaligus mempersiapkan diri menjadi bagian dari perubahan.

Dalam kegiatan tersebut, Anggota DPRD Kota Makassar, drg. Eshin Usami Nur Rahmah, S.K.G., hadir sebagai narasumber pertama. Di hadapan ratusan mahasiswa baru, Eshin menekankan pentingnya mahasiswa membangun kapasitas diri dan memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

“Mahasiswa tidak boleh hanya berorientasi pada ruang akademik. Mahasiswa harus mampu membaca kondisi di sekitarnya, memiliki kepedulian sosial, dan berani mengambil peran untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat,” ujar Eshin dalam pemaparannya.

Sementara itu, Dr. Ibnu Hajar, S.Sos.I., M.I.Kom., yang hadir sebagai narasumber kedua, memberikan penguatan mengenai pentingnya membangun tradisi berpikir kritis dan karakter mahasiswa yang mampu merespons perubahan. Ia menekankan bahwa mahasiswa harus mampu menjadikan pengetahuan sebagai instrumen untuk membaca realitas sekaligus melahirkan gagasan yang berdampak.

“Mahasiswa harus memiliki tradisi berpikir kritis. Jangan hanya menjadi penonton dari perubahan, tetapi harus mampu membaca realitas, melahirkan gagasan, dan mengambil tindakan yang memberikan dampak bagi lingkungan dan masyarakat,” ungkap Dr. Ibnu Hajar.

Pesan kedua narasumber tersebut memberikan spirit baru kepada mahasiswa baru FDK UIN Alauddin Makassar untuk membangun aktivisme yang transformatif. Mahasiswa didorong agar tidak berhenti pada kemampuan mengkritisi persoalan, tetapi juga memiliki keberanian untuk menawarkan gagasan, solusi, dan tindakan nyata bagi masyarakat.

Dengan diikuti lebih dari 700 mahasiswa baru, PBAK FDK UIN Alauddin Makassar Periode 2026 diharapkan menjadi titik awal lahirnya generasi mahasiswa yang kritis, berintegritas, komunikatif, dan memiliki kepekaan sosial. Semangat tersebut menjadi bekal penting agar mahasiswa tidak sekadar menjadi penonton perubahan, tetapi mampu menjadi aktor perubahan yang turut menyongsong peradaban yang lebih maju dan berkeadaban.

Silahkan gunakan hak koreksi atau jawab Anda terkait berita ini Atau hubungi Kontak Redaksi

Space Iklan 2