Maros, DUTAKARSA.COM — Kelompok Tani (Poktan) Sipakaenre, yang berlokasi di dusun, Bonto padalle, Desa. Mangeloreng
Kecamatan Banrimurung
Kabupaten Maros, baru saja mengadakan pertemuan rutin tahunan yang disambut antusiasme tinggi oleh para anggotanya. Pertemuan ini tidak hanya fokus pada evaluasi musim panen sebelumnya dan perencanaan jadwal tanam mendatang, tetapi juga dirangkaikan dengan program pembagian bibit padi unggul secara gratis kepada seluruh anggota yang terdaftar.

Acara yang dilaksanakan Pertemuan
di dusun, Bonto padalle pada hari Jum’at (10/10) ini bertujuan utama untuk menyelaraskan strategi menghadapi musim tanam gadu (kemarau), mengidentifikasi potensi tantangan hama penyakit, serta memastikan tersedianya sarana produksi pertanian (saprotan) yang memadai bagi petani.
Dalam sesi diskusi, Panitia Poktan Sipakaenre, menekankan pentingnya penerapan teknologi pertanian modern, terutama dalam manajemen irigasi. “Kita tidak bisa lagi bergantung sepenuhnya pada pola tanam tradisional. Penggunaan bibit unggul dan pengelolaan udara yang efisien akan menjadi kunci peningkatan produktivitas,” jelasnya.
Puncak dari acara ini adalah pendistribusian bibit padi varietas Inpari secara cuma-cuma. Varietas ini dipilih karena diketahui memiliki ketahanan yang baik terhadap penyakit blas dan potensi hasil panen yang tinggi, ideal untuk kondisi lahan di Desa Mekar Jaya. Pembagian ini merupakan bagian dari upaya Poktan untuk menekan biaya operasional yang harus ditanggung petani di awal musim.
Untuk menjamin transparansi dan pemerataan, pendistribusian bibit dilakukan berdasarkan luas lahan yang dimiliki anggota, dengan batasan maksimal tertentu per kepala keluarga.
Kehadiran bibit gratis ini disambut gembira oleh para petani. Mereka merasa sangat terbantu, mengingat harga bibit unggul yang cenderung meningkat menjelang musim tanam.
“Pembagian ini bukan sekedar bantuan materi, tetapi manifestasi nyata dari nama kelompok kita, Sipakaenre, yang berarti saling memberi makan atau saling membantu. Tujuan kita adalah memastikan bahwa setiap anggota memiliki modal awal yang kuat tanpa terbebani biaya bibit. Dengan kekompakan ini, kita berharap hasil panen di tahun ini dapat meningkat secara signifikan, dan kesejahteraan petani dapat terjamin.”
Poktan Sipakaenre berkomitmen untuk terus mengadakan program serupa dan pelatihan teknis pertanian lanjutan guna meningkatkan kemampuan adaptasi petani terhadap perubahan iklim dan teknologi pertanian.

























