Usai Adu Argumen dengan Ketua KONI Maros, Sekjen LSM PEKAN 21 Akan Tempuh Jalur Hukum

Usai Adu Argumen dengan Ketua KONI Maros, Sekjen LSM PEKAN 21 Akan Tempuh Jalur Hukum

[t4b-ticker]

 

Maros, DUTAKARSA.COM – Suasana panas pasca beredarnya video percakapan antara LSM PEKAN 21 dan Ketua KONI Maros terus bergulir. Video yang dipublikasikan media warisanbudayanusantara.com pada 30 Mei 2025 tersebut menuai beragam komentar, salah satunya muncul di grup WhatsApp, yang memantik respons keras dari internal LSM PEKAN 21.

Salah satu komentar yang viral berbunyi, “Memalukan sudah terjawab oknum LSM selama sok bersih pintar.” Komentar itu langsung menyulut kemarahan pihak LSM PEKAN 21, khususnya Sekretaris Jenderal, Amir Kadir. SH. Senin (2/6/2025)

Amir menyayangkan komentar yang ia nilai tidak etis dan merendahkan nama baik lembaganya. Ia menilai komentar itu tidak hanya menyerang pribadi, tetapi juga mencemarkan nama baik organisasi secara kelembagaan.

“Saya tidak bisa tinggal diam. Ini sudah melewati batas. Komentar seperti itu bisa membunuh karakter dan menjatuhkan reputasi lembaga kami. Insyaallah saya akan datang untuk melaporkan secara resmi dengan dasar pencemaran nama baik di media elektronik,” tegas Amir.

Menurutnya, siapapun yang mengomentari lembaga dengan narasi tendensius dan penuh tuduhan tanpa dasar harus siap bertanggung jawab secara hukum.

“Kami bukan lembaga ecek-ecek. Kami berdiri berdasarkan legalitas, dan kami punya kehormatan. Jangan mentang-mentang komentar di grup WA lalu bebas menuduh dan menghina seenaknya. Saya pastikan, ini akan saya bawa sampai tuntas,” ujar Amir dengan nada tajam.

Amir juga menambahkan bahwa dirinya telah berkoordinasi dengan tim hukum LSM PEKAN 21 untuk segera mengambil langkah hukum agar tidak terjadi lagi tindakan serupa yang bisa merugikan pihaknya secara personal maupun kelembagaan.

LSM PEKAN 21 berharap kasus ini menjadi pembelajaran agar ruang digital, termasuk grup WhatsApp, tidak digunakan untuk menyebar ujaran kebencian, fitnah, dan penghinaan yang tidak berdasar.

 

Laporan : Syamsir

Silahkan gunakan hak koreksi atau jawab Anda terkait berita ini Atau hubungi Kontak Redaksi

Space Iklan 2