Klarifikasi Pengelola Pasar Malam di Desa Labuaja: Tidak Ada Pungutan, Semua Gratis untuk Warga Berjualan

[t4b-ticker]

Maros, DUTAKARSA.COM – Pengelola kegiatan pasar malam di Desa Labuaja memberikan klarifikasi terkait isu pungutan pembayaran yang sempat beredar di media sosial. Informasi tersebut sebelumnya diangkat oleh akun Facebook milik Rusli dan menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Dalam keterangannya, pihak pengelola menegaskan bahwa tidak ada pungutan biaya sepeser pun kepada para pedagang yang berjualan di area pasar malam. Seluruh aktivitas yang dilakukan semata-mata bertujuan untuk mendukung kesehatan bersama serta membantu perekonomian warga setempat.

“Kami tegaskan bahwa saya pribadi tidak menerima uang dari kegiatan ini. Semua kami serahkan kepada ketua panitia dan tim yang bertugas di lapangan. Tujuan utama kami hanya ingin melihat warga penjual mendapatkan pemasukan tambahan, tidak ada kepentingan lain,” jelas pengelola.

Ia juga menambahkan bahwa seluruh warga Desa Labuaja memiliki hak yang sama untuk berjualan di area pasar malam tanpa dipungut biaya. Kegiatan ini dibuka secara gratis sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha kecil dan masyarakat desa.

Terkait adanya informasi mengenai pungutan, pengelola menjelaskan bahwa jika terdapat kontribusi dari petugas di lapangan, hal tersebut murni untuk kebutuhan kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah selama kegiatan berlangsung.

“Semua gratis. Jika ada yang membantu kebersihan, itu hanya inisiatif anak-anak panitia demi menjaga lingkungan tetap bersih dan nyaman,” tambahnya.

Pasar malam di Desa Labuaja sendiri diharapkan menjadi ruang ekonomi rakyat yang terbuka, inklusif, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa membebani pedagang dengan biaya tambahan. Pengelola berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang beredar dan menjaga suasana kebersamaan di tengah masyarakat.

Laporan:Syamsir

Silahkan gunakan hak koreksi atau jawab Anda terkait berita ini Atau hubungi Kontak Redaksi

Space Iklan 2