Maros, DUTAKARSA.COM — Infrastruktur memegang peranan penting dalam pembangunan sosial ekonomi di suatu wilayah. Jembatan, khususnya, berfungsi sebagai jalur vital yang menghubungkan masyarakat, memperlancar perdagangan, dan menyediakan akses ke berbagai layanan penting. Sayangnya, kenyataan yang ada sering kali tidak sesuai dengan harapan.

Proyek infrastruktur sering kali terbengkalai, tidak dirawat dengan baik, dan pada akhirnya menimbulkan risiko bagi masyarakat yang seharusnya dilayani. Kenyataan pahit ini kini terjadi di dusun Kampala, Desa Bonto Matene, Marusu. Kondisi jembatan setempat telah menjadi sumber keprihatinan yang mendalam bagi masyarakat dan, yang terpenting, bagi LSM KIPFA RI Maros, Kelompok Independen Pecari Fakta. Sebuah lembaga swadaya masyarakat lokal yang didedikasikan untuk kesejahteraan dan pembangunan masyarakat.
Ketua LSM KIPFA Maros Abdul Malik telah menyuarakan kekecewaan dan keprihatinannya yang mendalam mengenai kondisi jembatan yang memburuk, menyoroti potensi bahaya yang ditimbulkannya bagi warga dan dampak buruknya terhadap kehidupan sehari-hari mereka. Artikel ini akan membahas isu-isu spesifik seputar jembatan, mengeksplorasi implikasi dari pengabaiannya, dan mengkaji konteks pemeliharaan infrastruktur yang lebih luas di Kabupaten Maros.
Jembatan di dusun Kampala, yang berfungsi sebagai penghubung penting bagi warga, dilaporkan menunjukkan tanda-tanda kerusakan yang signifikan. Kerusakan ini terlihat di beberapa area kritis,” jelasnya.
Selanjutnya. jembatan tersebut adalah akses utama warga dan sekitarnya, apa lagi jembatan tersebut sering di lalui truk Dengan tonase berat dengan muatan yang melebihi kapasitas dan di takutkan akan terjadi hal hal yang bisa saja terjadi. agar sekiranya dari dinas terkait agar sekiranya membatasi kendaraan yang melintas dan memasang rambu rambu, agar memetuhi aturan yang berlaku,”ungkapnya.
“Sudah ada beberapa wilayah terjadi seperti jembatan amblas,seperti di simbang dan Tompobulu. berharap agar kejadian ini tidak terjadi serupa di didusun kampala, dan demi keselamatan pengguna jalan,” ucapnya.
Sendah hal itu, salah seorang warga yang enggan di sebut namanya mengatakan kita bisa liat kondisi jembatan sudah ada beberapa bagian kropos nantinya takut rubuh yang sering di lalui mobil Dengan muatan berat.”tuturnya.
Laporan : Syamsir Anca

























