Maros, DUTAKARSA.COM — Pengurus LSM Kifpa RI Maros Salurkan bantuan Buku Bacaan bekas dari Dinas Pendidikan ke Anak-anak desa Rompe Gading Cenrana Maros dan membuat Perpustakaan.

Giatnya, agar dapat membantu anak anak bangsa membaca buku dan dapat menambah ilmu serta pengetahuan dalam dunia pendidikan.
Para pengurus LSM kipfa RI Maros dengan niat tulus ia mengumpulkan buka bacaan bekas dari Dinas pendidikan maros yang sudah tidak terpakai dan masih layak baca.
“Anak anak kampung Galung Galung yang masih bergantung pendidikan di kabupaten Maros berharap pemerintah segera mungkin buatkan ruang kelas dengan niat dan membangun perpustakaan serta menyimpan buku bacaan bekas yang kami bawa begitu,”ucap Pengurus LSM Kipfa RI Maros Abdul Malik Kepada Media 14 Desember 2025.
“Bahagianya para anak anak dengan penuh semangat, kami terus memberikan kebahagian walaupun anak anak di sana bersekolah di kampung tetangga. beberapa orang tua dan masyarakat bahwa merasa bahagia dengan kedatangan kami walaupun hanya membawa buka bekas dan perlengkapan botol air maupun tempat makan,”jelasnya.
Senada hal itu, Menurut orang tua dari anak anak tersebut, bahwa anak kami belum mendapatkan BMG Makanan Bergizi Gratis, Sehingga dengan adanya tempat makan dan botol air yang bapak bawa ami akan berikan bekal sementara, karena anak kami untuk menuju kesekolah tanpa adaya alat transportasi, jalan kaki pulang balik dan kami banyak berterimakasih karena anak kami sudah dapat belajar sekalipun memakai buku bekas.”katanya.
Lebih lanjut, Saat di kompirmasi PLT kadis pendidikan Maros membenarkan, iye kami berikan buku bekas ke teman LSM kipfa karena niatnya mau buat perpustakaan di kampung Galung Galung agar anak yang di sana bisa belajar di saat pulang sekolah, adapun kurang lebih dua karung buku bekas kami kumpulkan dan langsung kami antar ke sana.”ucap kadis PLT Pendidikan.
Ditambahkan menurut keterangan kepala desa rompegadin Arfah membenarkan, “iye beberapa teman teman dari LSM kipfa RI Maros membuat perpustakaan dengan membawa buku dan perlengkapan makan minum buat anak anak di kampung Galung Galung dan harapan kami semoga dinas terkait dapat melihat anak generasi bangsa khususnya di desa kami.”terang Arfah.
“Bahagia bercampur haru yang di rasakan anak anak dengan kehadiran kami dan kami akan tetap membantu sesuai kemampuan kami, karena pendidikan adalah prioritas utama bagi seluruh lapisan agar tetap menjadikan Maros sebagai percontohan agar tidak ada anak yang putus sekolah yang di akibatkan kurangnya pasilitas ruang kelas.”tutur Abdul Malik.
Laporan : Syamsir Anca
