DUTAKARSA.COM, Maros — Desa Pattontongan, sebuah permata tersembunyi di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, baru saja menyelesaikan babak penting dalam perjalanan demokrasinya. Masyarakat desa bahu-membahu menyelenggarakan Musyawarah Desa (Musdes) untuk memilih Kepala Desa (PAW) Tahun Periode 2025 – 2027, bertempat di Desa Pattontongan, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros

Adapaun Yang Hadir dalam kegiatan Musdes PAW Ketua BPD Desa Pattontongan, Bapak PJ Kepala Desa Pattontongan, Bapak TA P3 MD Kab. Maros, Danramil Mandai, Kapolsek Mandai, Camat Mandai, Kapolres Maros, Kadis PMD KA. Maros, dan 93 Pesrta dari 4 Dusun.
Acara ini bukan sekadar formalitas administratif; ia adalah cerminan semangat gotong royong, partisipasi aktif warga, dan komitmen untuk melanjutkan pembangunan desa yang berkelanjutan.
Musdes PAW ini diadakan sebagai respon terhadap kekosongan jabatan Kepala Desa sebelum hanya menjabat sebagai PJ kepala desa pattontongan. Proses pemilihan ini diatur sedemikian rupa untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi yang seluas-luasnya dari seluruh elemen masyarakat.
Pentingnya Kepala Desa PAW
Kepala Desa memiliki peran krusial dalam pembangunan dan kemajuan desa. Mereka adalah pemimpin yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan pemerintahan desa, pelaksanaan pembangunan, pembinaan masyarakat, dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam konteks PAW, keberadaan seorang Kepala Desa pasti sangat penting untuk menjaga stabilitas pemerintahan desa dan memastikan program-program pembangunan tetap berjalan sesuai rencana.
“Kepala Desa adalah ujung tombak pembangunan di tingkat desa. Keberadaan mereka sangat penting untuk memastikan pelayanan publik berjalan dengan baik dan aspirasi masyarakat tersalurkan dengan efektif.” ujar salah satu peserta pemilihan kepala desa hendak disebut namanya.
Laporan : Samsir Anca



























