Maros, DUTAKARSA.COM — LSM Kifpa RI dapat curhatan dari parah pedagan rumah makan di kabupaten maros, terkait UMKM serta Program BMG dari presiden RI Prabowo Subianto.
Adapun parah pedangan rumah makan di Maros curhat ia sangat ingin di libatkan untuk peningkatan UMKM di Maros demi peningkatan sumber pendapatan dengan proyek MBG langsun daro presiden. yag mana seharusnya ada keterlibatan dinas koperindag Maros dan perangnya sangatlah di butuhkan demi membina usaha rumah makan di Maros,”ucap warga di hadapan LSM Kifpa RI Maros Abdul Malik
Namun berbanding terbalik yang kita liat di Maros seperti program makan bergizi gratis bagi siswa/siswi. yang di amati di Maros semuah proyek tersebut di kuasai oknum pejabat publik dengan cara mempungsikan jabatannya yang ada saat ini yang kita liat fakta di lapangan,”terang Abdul Malik Kepada para pedagan
“Dinas terkait harus berperan aktif dengan cara mengundang penguhasa ketering yang ada di Maros sehingga rata rata yang kita amati yang punya jabatan mentereng apa lagi orang dekat pejabat dan oknum anggota dewan,”jelasnya.
Malik juga mengatakan, apakah ini yang di katakan program pro rakyat yang di luncurkan presiden bapak prabowo, apa lagi kami pengusaha ketring sudah lama dan sebagian perdor MBG harus lebih melibatkan ahli Gisi dan kelayakan sesuai prosedur dari dinas kesehatan yang kami hanya jadi penontong di negeri sendiri Tanpa adanya perhatian dari dinas koperindag Maros.


























